Home Regional News Video Polisi yang Bawa Korban Luka Berdebat dengan Dokter Rumah Sakit di...

Video Polisi yang Bawa Korban Luka Berdebat dengan Dokter Rumah Sakit di Yogya

0
SHARE

YOGYAKARTA, ISafetyMagz.com

Sebuah video berisi perdebatan antara polisi dengan seorang dokter rumah sakit di Yogyakarta ramai dibicarakan di media sosial.

Namun sesampainya di depan ruang IGD RS Hidayatullah Yogyakarta, korban tidak dibawa masuk ke ruangan. Di video tersebut hanya diperlihatkan korban masih terbaring bagian belakang mobil polisi.

“Lha iki didemok we durung (dipegang saja belum),” ujar polisi di video itu.

“Lho sudah saya cek,” jawab dokter.

“Kita sama-sama tugas lho, saya tugas membawa korban ke rumah sakit,” kata polisi.

“Lha iya, makanya saya beri pilihan, kalau di sini ya nggakpapa, kita terima…” tutur dokter.

“Ya sudah, gek lis (segera saja),” sahut polisi

“Tapi ya itu, ada tapinya lho ya. Kalau di sini harus kita rujuk dan..” jawab dokter.

“Ya sudah, ya kan ini menyelamatkan nyawanya dulu,” kata polisi.

“Nah, kalau bertujuan menyelamatkan nyawa, langsung ke rumah sakit besar. Karena kalau di sini sama saja, yo istilahnya nggak menyelamatkan nyawa karena istilahnya. Karena hanya buang-buang waktu. Kalau mau ya kita terima ini. Tapi kalau tujuannya untuk menyelamatkan nyawa kita nggak bisa,” kata dokter tersebut.

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Umbulharjo, Kompol Sutikno menjelaskan bahwa penolakan pasien itu bermula saat pihaknya melarikan korban pengeroyokan, Bayu Ardianto, warga Banguntapan, Bantul, ke RS Hidayatullah.

Karena selama ini ketika ada kejadian seperti laka lantas pihaknya selalu melarikan korban ke RS Hidayatullah. Sehingga pihaknya membawa korban pengeroyokan ke RS ini. Tetapi sesampainya di IGD, korban ternyata tidak diterima pihak RS.

“Katanya dokter, alatnya kurang lengkap,” ungkapnya.

Walaupun sempat muncul perdebatan antara aparat kepolisian dengan seorang dokter yang bertugas di IGD RS Hidayatullah, kata Sutikno, perdebatan itu tidak berlangsung lama. Menurutnya kejadian itu hanya miskomunikasi biasa.

“Akhirnya korban kami larikan ke RS Bethesda (Yogyakarta),” pungkasnya.

Saat ini korban masih dirawat di RS Bethesda dan keadaannya mulai membaik.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + 5 =