Home Event HSE HSE Award 2017 oleh PT Ciputra Residence untuk Kontraktor-kontraktor Terbaik

HSE Award 2017 oleh PT Ciputra Residence untuk Kontraktor-kontraktor Terbaik

0
SHARE
Herman Prakoso Hidayat, Direktur Norma K3 Kemenaker saat memberikan penghargaan kepada salah satu perusahaan peraih penghargaan. 8/11/2017 (FOTO: Rijal)

JAKARTA, ISafetyMagz.com – Bertempat di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1 Jakarta, PT. Ciputra Residence menyelenggarakan Health, Safety & Environment (HSE) Award 2017 sebagai wujud apresiasi atas dedikasi seluruh mitra kontraktor yang telah berkomitmen menerapkan budaya Health, Safety and Environment, guna mencapai zero accident dan zero loss time injury dalam setiap pembangunan proyek PT. Ciputra.

Disamping menerapkan sistem manajemen HSE yang ketat, sejak tahun 2015 PT. Ciputra Residence Health, Safety & Environment Award. Pemberian penghargaan ini bertujuan memotivasi dan mengapresiasi para kontraktor, subkontraktor, dan karyawan PT. Ciputra Residence yang mengimplementasikan budaya HSE dengan baik.

Sebanyak 5 orang HSE Officer mendapatkan “Most Improve HSE Officer for Infrastructur”, 9 HSE Supervisor mendapatkan penghargaan “Supervisor with the Most HSE Awareness” dan beberapa penghargaan yang diberikan untuk perusahaan kontraktor dengan performa HSE terbaik.

PT. Ciputra Residence HSE Award 2017, Ciputra Artpreneur, Jakarta, 8-11-2017. (FOTO: Rijal)

Menurut Budiarsa Sastrawinata, President Direktur PT. Ciputra Residence, pihaknya merasa bangga menjadi sebagai pengembang pertama di Indonesia yang menyelenggarakan PT. Ciputra Resindence HSE Award sejak 2015. PT. Ciputra Residence sangat mendukung program pemerintah dalam upaya menekan angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi.

Senada dengan Budiarsa, dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Herman Prakoso Hidayat, saat memberikan sambutan di acara Pembukaan PT. Ciputra Residence HSE Award 2017 menyatakan sangat mengapresiasi keseriusan PT. Ciputra Residence dalam mengimplementasikan manajemen HSE dan menjadikan sebagai budaya kerja di semua proyek yang dibangun.

Angka kecelakaan kerja di Indonesia dari tahun ke tahun menunjukan trend peningkatan, 5 – 10 persen per tahun. Dari data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, hingga akhir tahun 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 105.182 kasus. Dari 100 ribu pekerja, 30 persen insiden kecelakaan terjadi pada sektor konstruksi. Karena itu, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) berharap, implementasi Health, Safety & Environment (HSE) atau Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan Kerja, dapat dilaksanakan oleh semua perusahaan, khususnya yang terkait dengan sektor konstruksi. (Rjl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 7 =